KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Fakultas Bisnis Digital, resmi meluncurkan Program Magang Industri 4.0 pada Senin (1 April 2026). Inisiatif akademik ini menandai kolaborasi strategis dengan tujuh perusahaan teknologi dan startup berskala nasional untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa menghadapi dunia kerja digital yang kompetitif.
Acara peluncuran yang digelar di Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Kendari dihadiri oleh Rektor, para dekan, dosen, mahasiswa, dan perwakilan dari perusahaan mitra. Program ini dirancang untuk menciptakan sinergi antara akademisi dan industri, memastikan lulusan Fakultas Bisnis Digital memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja digital Indonesia.
“Kami memahami bahwa pendidikan tinggi tidak hanya tentang teori di ruang kelas. Mahasiswa kami perlu terjun langsung ke lapangan untuk belajar dari praktisi industri. Program Magang Industri 4.0 ini adalah komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menghasilkan lulusan yang siap bersaing di era transformasi digital,” ujar Dr. Ir. Saiful Bahri, M.Si., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sambutannya pada pembukaan acara.
Direktur Fakultas Bisnis Digital, Dr. Rina Hastuti, S.E., M.M., menjelaskan bahwa program ini mencakup tiga jalur utama: Digital Marketing & E-Commerce, Business Analytics & Data Science, dan Digital Innovation Management. Setiap jalur dirancang dengan kurikulum yang disusun bersama mitra industri untuk memastikan relevansi dengan perkembangan teknologi terkini.
“Mahasiswa akan mendapatkan kesempatan magang selama 3-6 bulan di perusahaan-perusahaan terpilih. Mereka tidak hanya menjadi observer, tetapi akan terlibat langsung dalam project nyata yang memberikan kontribusi riil terhadap organisasi. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga untuk pengembangan karir mereka,” kata Dr. Rina Hastuti dalam wawancara khusus dengan media kampus.
Perusahaan mitra yang terlibat dalam program ini antara lain PT. Digital Solutions Indonesia, sebuah perusahaan konsultan digital terkemuka berbasis di Jakarta; CV. Kendari Tech Hub, startup lokal yang fokus pada solusi teknologi untuk UKM; PT. E-Commerce Logistics Sulawesi, perusahaan logistik digital; serta tiga perusahaan lainnya yang bergerak di sektor fintech, cloud computing, dan content marketing.
Bambang Sutrisno, Direktur Operasional PT. Digital Solutions Indonesia, menjelaskan motivasi perusahaannya bergabung dengan program ini. Menurutnya, kolaborasi dengan institusi pendidikan berkualitas adalah investasi jangka panjang untuk membangun talent pipeline yang sehat.
“Kami membutuhkan talenta muda yang fresh, bersemangat, dan memiliki kompetensi digital yang solid. Dengan program magang ini, kami bisa mengidentifikasi dan mengembangkan calon karyawan terbaik sejak dini. Ini juga merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan kami terhadap pengembangan sumber daya manusia digital di Indonesia,” ungkap Bambang Sutrisno.
Program Magang Industri 4.0 juga didukung oleh sistem mentoring komprehensif. Setiap mahasiswa peserta akan mendapatkan mentor dari dua pihak: mentor akademik dari Fakultas Bisnis Digital dan mentor industri dari perusahaan tempat magang. Kolaborasi ini memastikan mahasiswa mendapatkan panduan seimbang antara perspektif akademis dan praktis.
“Sistem dual mentoring ini unik dan menjadi keunggulan kompetitif program kami. Mahasiswa akan belajar teori yang solid dari dosen, sambil mendapatkan wisdom praktis dari profesional industri yang telah berpengalaman bertahun-tahun. Harapannya, ketika lulus, mereka sudah memiliki mindset dan skill set yang sesuai dengan industri,” jelas Dr. Rina Hastuti.
Kurikulum program magang juga terintegrasi dengan sertifikasi internasional. Peserta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti ujian sertifikasi Google Digital Marketing, Microsoft Data Analytics, dan AWS Cloud Practitioner. Investasi pendidikan dalam bentuk fee sertifikasi akan ditanggung oleh universitas, sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas lulusan.
Kasmali, seorang mahasiswa semester lima Fakultas Bisnis Digital yang telah lolos seleksi program magang, mengekspresikan antusiasmenya. Dia akan menjalani magang di divisi Digital Marketing PT. Digital Solutions Indonesia selama enam bulan mulai Juni 2026.
“Saya sangat excited mendapatkan kesempatan ini. Selama kuliah, saya sudah belajar teori digital marketing yang lengkap, tapi saya ingin tahu seperti apa dunia kerjanya secara real. Magang ini adalah stepping stone yang tepat untuk mewujudkan impian saya bekerja di perusahaan teknologi terkemuka,” kata Kasmali dengan antusias.
Dari sisi akademik, Dekan Akademik Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Hamid Syukur, M.Pd., juga menekankan bahwa program ini sejalan dengan visi universitas untuk menjadi institusi pendidikan yang responsive terhadap kebutuhan industri dan masyarakat.
“Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen menjadi universitas yang tidak hanya menghasilkan sarjana, tetapi menghasilkan profesional yang siap berkontribusi pada kemajuan ekonomi digital Indonesia. Program Magang Industri 4.0 ini adalah salah satu manifestasi dari komitmen tersebut,” terang Prof. Dr. Hamid Syukur.
Selain benefit langsung bagi mahasiswa, program ini juga membawa dampak ekonomi bagi daerah Kendari. CV. Kendari Tech Hub, salah satu mitra lokal, akan meningkatkan jumlah karyawan profesional muda melalui program ini. Ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekosistem digital di Sulawesi Tenggara.
“Kami lihat banyak potensi pengembangan industri digital di Kendari. Dengan ada program magang ini, kami bisa berkontribusi mengembangkan talenta lokal sekaligus memperkuat posisi CV. Kendari Tech Hub di pasar,” kata Hendra Wijaya, Founder CV. Kendari Tech Hub.
Aspek keberlanjutan program juga menjadi fokus penting. Universitas Muhammadiyah Kendari telah merencanakan evaluasi dan feedback loop yang ketat untuk memastikan program terus berkembang sesuai kebutuhan industri. Setiap semester, akan diadakan forum diskusi antara pihak universitas, industri, dan mahasiswa untuk memberikan masukan dan improvement.
“Kami tidak ingin program ini menjadi one-time event. Ini adalah program yang akan berjalan berkelanjutan dan terus berkembang. Kami terbuka untuk masukan dari semua stakeholder, termasuk mahasiswa peserta magang. Mereka adalah voice terpenting dalam evaluasi program ini,” kata Dr. Rina Hastuti.
Dalam jangka panjang, Universitas Muhammadiyah Kendari merencanakan ekspansi Program Magang Industri 4.0 tidak hanya untuk Fakultas Bisnis Digital, tetapi juga untuk program studi lainnya yang relevan dengan transformasi digital. Tujuannya adalah menciptakan budaya kolaborasi akademis-industri yang kuat di seluruh universitas.
Peserta program magang tahun pertama sebanyak 45 mahasiswa, terdiri dari 30 mahasiswa dari program studi Digital Marketing Management dan 15 mahasiswa dari program studi Business Analytics. Untuk tahun berikutnya, target peserta ditingkatkan menjadi 80-100 mahasiswa, dengan penambahan jalur magang di bidang Digital Innovation Management.
Respons positif juga datang dari alumni Universitas Muhammadiyah Kendari yang sudah bekerja di industri digital. Melalui forum alumni yang digelar sebelum acara peluncuran program, mereka menyetujui bahwa pengalaman magang seperti ini sangat penting untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan kerja yang kompleks.
Penutupan acara peluncuran Program Magang Industri 4.0 ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara Universitas Muhammadiyah Kendari dan ketujuh perusahaan mitra. MOU ini menjadi dasar hukum kerjasama dan komitmen bersama untuk keberhasilan program.
Program Magang Industri 4.0 Universitas Muhammadiyah Kendari ini hadir pada momentum yang tepat, ketika Indonesia sedang mengejar target menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Dengan inisiatif seperti ini, universitas berperan aktif dalam membangun human capital yang berkualitas untuk mendukung transformasi digital nasional.
Bagi mahasiswa Fakultas Bisnis Digital, program ini adalah bukti bahwa institusi pendidikan mereka tidak hanya fokus pada pembelajaran di kampus, tetapi juga membuka pintu lebar untuk pengalaman belajar di dunia nyata industri yang dinamis dan penuh peluang. Dengan semangat belajar yang tinggi dan dukungan penuh dari universitas serta mitra industri, generasi digital Indonesia sedang disiapkan untuk mengambil peran penting dalam revolusi digital global.
—
Informasi Kontak:
Universitas Muhammadiyah Kendari
Jl. Sultan Qaimuddin No. 17, Kendari, Sulawesi Tenggara
Telepon: (0401) 3224567
Website: www.unmuhkendari.ac.id