Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari mencatat pencapaian signifikan dalam sejarah pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara. Fakultas Bisnis Digital (FBD) resmi meraih status akreditasi internasional dari badan akreditasi pendidikan global pada Jumat, 13 April 2026. Pencapaian ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan institusi dalam meningkatkan standar mutu akademik, infrastruktur pembelajaran, dan kompetensi lulusan selama lima tahun terakhir.
Direktur Fakultas Bisnis Digital, Dr. Bambang Sutrisno, M.Sc., mengumumkan pencapaian tersebut dalam konferensi pers yang dihadiri oleh ratusan civitas akademika, dosen, dan mahasiswa di Aula Utama Kampus Kendari. Kehadiran Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Muhammad Tauhid, M.Si., semakin menegaskan komitmen pimpinan universitas terhadap peningkatan kualitas institusi.
“Ini adalah momen bersejarah bagi Universitas Muhammadiyah Kendari khususnya Fakultas Bisnis Digital. Akreditasi internasional yang kami raih bukan sekadar sertifikat, melainkan bukti nyata bahwa kami mampu bersaing di tingkat global,” ujar Dr. Bambang Sutrisno dalam sambutannya yang penuh antusiasme.
Perjalanan Panjang Menuju Akreditasi Internasional
Perjalanan menuju akreditasi internasional dimulai sejak tahun 2021, ketika Fakultas Bisnis Digital resmi didirikan sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan tenaga kerja profesional di bidang transformasi digital. Pada masa awal berdiri, fakultas ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia yang bersertifikat internasional hingga infrastruktur pembelajaran yang masih perlu ditingkatkan.
Kesadaran akan pentingnya standarisasi internasional mendorong pimpinan fakultas untuk mengembangkan strategi komprehensif. Program-program akademik dirancang ulang dengan melibatkan para ahli dari berbagai universitas terkemuka. Kurikulum disesuaikan dengan standar internasional yang mengacu pada kebutuhan industri global, terutama dalam hal keterampilan digital, manajemen bisnis, dan inovasi teknologi.
Pada tahun 2023, Fakultas Bisnis Digital pertama kali mengajukan akreditasi ke lembaga akreditasi nasional dan mendapatkan status “A” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Pencapaian ini memberikan motivasi tambahan untuk mengajukan diri pada tingkat internasional. Proses persiapan akreditasi internasional dilaksanakan dengan intensif selama dua tahun, melibatkan seluruh stakeholder.
Proses Akreditasi yang Komprehensif dan Ketat
Proses akreditasi internasional yang dijalani oleh Fakultas Bisnis Digital tidaklah mudah. Lembaga akreditasi internasional mengirimkan tim auditor dari tiga negara berbeda untuk melakukan visitasi lapangan selama sepuluh hari. Mereka melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap semua aspek operasional fakultas, termasuk kualifikasi dosen, kualitas pembelajaran, fasilitas laboratorium, basis data perpustakaan digital, dan keterlibatan mahasiswa dalam penelitian.
“Tim auditor kami melakukan evaluasi sangat detail. Mereka melihat segalanya, dari silabus mata kuliah hingga interaksi dosen dengan mahasiswa di kelas. Kami harus menunjukkan bukti nyata bahwa setiap program yang kami jalankan sesuai dengan standar internasional,” jelas Prof. Dr. Ir. Siti Nurhaliza, M.Tech., Wakil Direktur Bidang Akademik Fakultas Bisnis Digital.
Salah satu fokus utama auditor internasional adalah kualifikasi dosen. Dalam persiapan akreditasi, universitas mendorong dosen-dosennya untuk mengejar sertifikasi internasional dan melakukan penelitian yang dapat dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi. Hasilnya, dari 45 dosen tetap di Fakultas Bisnis Digital, sebanyak 38 dosen sudah memiliki sertifikasi atau pengakuan internasional di bidangnya masing-masing.
Infrastruktur pembelajaran juga menjadi komponen penting. Universitas Muhammadiyah Kendari mengalokasikan dana sebesar 15 miliar rupiah untuk membangun tiga laboratorium digital terbaru, dilengkapi dengan perangkat keras dan lunak terkini. Studio produksi konten digital, pusat analisis data besar (big data), dan ruang inovasi startup juga dibangun untuk mendukung pembelajaran praktis mahasiswa.
Dampak Positif pada Ekosistem Akademik
Pencapaian akreditasi internasional ini membawa dampak langsung pada peningkatan kualitas ekosistem akademik Universitas Muhammadiyah Kendari. Fakultas Bisnis Digital telah menjalin kerjasama dengan 12 universitas mitra internasional dari negara-negara seperti Australia, Malaysia, dan Singapura. Kerjasama ini memungkinkan pertukaran dosen dan mahasiswa, joint research project, dan pengakuan kredit akademik lintas universitas.
Mahasiswa fakultas kini mendapat kesempatan lebih luas untuk melakukan double degree dengan universitas mitra. Program magang internasional juga semakin terbuka, dengan lebih dari 40 persen mahasiswa angkatan 2024 dapat melakukan internship di perusahaan-perusahaan multinasional di kawasan Asia Tenggara.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh dosen-dosen Fakultas Bisnis Digital juga menunjukkan peningkatan signifikan. Dalam tiga tahun terakhir, fakultas telah menghasilkan 156 publikasi di jurnal internasional, 23 paten, dan 45 produk inovasi digital yang telah dikomersialkan bersama dengan mitra industri lokal.
“Akreditasi internasional memberikan kredibilitas tinggi pada ijazah mahasiswa kami. Lulusan Fakultas Bisnis Digital kini lebih mudah diterima di pasar kerja global dan memiliki peluang karir yang lebih luas,” ungkap Drs. Hendra Wijaya, M.B.A., Koordinator Kerjasama Industri Fakultas Bisnis Digital.
Komitmen Berkelanjutan terhadap Peningkatan Mutu
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Muhammad Tauhid, M.Si., menekankan bahwa pencapaian akreditasi internasional bukanlah titik akhir, melainkan awal dari komitmen yang lebih besar terhadap keunggulan akademik.
“Akreditasi internasional adalah penghargaan atas kerja keras yang telah dilakukan, tetapi tanggung jawab kami baru saja dimulai. Kami harus terus berinovasi, meningkatkan standar, dan memastikan bahwa setiap program yang kami tawarkan selalu relevan dengan kebutuhan zaman,” kata Prof. Tauhid dalam konferensi pers yang berlangsung meriah.
Rencana pengembangan fakultas untuk lima tahun ke depan juga telah disiapkan. Universitas akan membuka tiga program magister baru di bidang digital marketing, blockchain technology, dan cybersecurity yang juga akan mengajukan akreditasi internasional. Investasi dalam penelitian dan pengembangan juga akan ditingkatkan menjadi 20 persen dari total anggaran operasional.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyambut baik pencapaian ini. Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, H. Andi Merya Nur, dalam sambutan tertulis, mengapresiasi kontribusi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam meningkatkan sumber daya manusia berkualitas di kawasan timur Indonesia.
Dampak pada Ekonomi Lokal dan Pembangunan Daerah
Keberhasilan Fakultas Bisnis Digital dalam meraih akreditasi internasional juga memiliki implikasi ekonomi yang signifikan bagi pengembangan industri digital di Sulawesi Tenggara. Lulusan berkualitas tinggi dari program ini diharapkan dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi digital di daerah.
Sejumlah startup yang didirikan oleh alumni Fakultas Bisnis Digital telah mendapat pendanaan ventura dari investor internasional, menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan potensi ekonomi digital lokal. Kolaborasi dengan industri lokal juga semakin intensif, dengan ribuan profesional dari perusahaan swasta dan BUMN memanfaatkan program pelatihan dan sertifikasi yang diselenggarakan oleh fakultas.
“Kami percaya bahwa perguruan tinggi berkualitas adalah investasi terbaik untuk masa depan daerah. Melalui Fakultas Bisnis Digital yang terakreditasi internasional, Kendari dan Sulawesi Tenggara bisa menjadi hub teknologi dan inovasi digital di Indonesia Timur,” tambah Prof. Tauhid dengan optimisme yang terasa.
Penutup
Pencapaian Universitas Muhammadiyah Kendari dalam meraih akreditasi internasional untuk Fakultas Bisnis Digital pada 13 April 2026 menandai momentum penting dalam sejarah pendidikan tinggi Sulawesi Tenggara. Perjalanan panjang yang dimulai dari nol lima tahun lalu berbuah manis dengan pengakuan global terhadap kualitas akademik institusi.
Kini, dengan gelar akreditasi internasional, Universitas Muhammadiyah Kendari siap membuktikan bahwa institusi pendidikan yang berlokasi di kawasan timur Indonesia juga mampu mencapai standar dunia. Komitmen terhadap peningkatan mutu berkelanjutan akan terus dijaga, sehingga lulusan Fakultas Bisnis Digital dapat bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di panggung global.
Pencapaian ini adalah hasil kerja keras kolektif, dedikasi sivitas akademika, dukungan pemerintah, dan kepercayaan masyarakat. Ke depannya, diharapkan pencapaian Fakultas Bisnis Digital ini dapat menginspirasi fasilitas-fasilitas lain untuk terus meningkatkan standar kualitas mereka, menjadikan Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai institusi pendidikan tinggi terkemuka di tingkat regional dan global.