KENDARI — Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Bisnis Digital, menggelar rangkaian kegiatan olahraga dan seni budaya yang meriah pada Selasa hingga Kamis, 15-17 April 2026. Event tahunan yang bertajuk “Digital Culture and Sports Festival 2026” ini menghadirkan berbagai kompetisi menarik, pertunjukan seni tradisional, dan aktivitas olahraga yang melibatkan seluruh mahasiswa dari berbagai program studi.
Kegiatan yang diselenggarakan di lingkungan kampus Unismuh Kendari di Jalan Harapan Nomor 22, Kendari, ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa Fakultas Bisnis Digital untuk menunjukkan kemampuan mereka di luar ranah akademik. Melalui festival ini, universitas berkomitmen untuk membangun karakter mahasiswa yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan pengembangan bakat dalam bidang seni serta olahraga.
Latar Belakang Program dan Visi Universitas
Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki visi untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki keterampilan soft skill yang mumpuni. Sebagai institusi pendidikan yang mengikuti perkembangan zaman, universitas ini menyadari bahwa mahasiswa pada era digital membutuhkan pengembangan holistik, mencakup kompetensi teknis, kreativitas, dan kesehatan fisik.
Fakultas Bisnis Digital, yang merupakan salah satu fakultas unggulan Unismuh Kendari, telah menunjukkan pertumbuhan pesat dalam tiga tahun terakhir. Saat ini, fakultas ini menaungi tiga program studi utama: Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Desain Grafis. Dengan total mahasiswa mencapai lebih dari 1.200 orang, Fakultas Bisnis Digital terus berinovasi dalam menghadirkan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa modern.
“Kami percaya bahwa pendidikan tidak hanya berhenti di ruang kelas,” ujar Dr. Hendra Wijaya, Dekan Fakultas Bisnis Digital Unismuh Kendari, dalam sambutannya pada acara pembukaan festival. “Program-program seperti ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa mengembangkan potensi diri secara maksimal, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik.”
Rangkaian Kegiatan dan Kompetisi Olahraga
Festival yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan berbagai cabang olahraga yang kompetitif dan menghibur. Adapun cabang olahraga yang dilombakan meliputi sepak bola, bola voli, tenis meja, badminton, catur, e-sports, dan lari maraton.
Dalam rangkaian olahraga tradisional, pertandingan sepak bola menjadi daya tarik utama. Sebanyak 16 tim yang berasal dari berbagai angkatan dan program studi di Fakultas Bisnis Digital bersiap untuk merebut gelar juara. Setiap tim terdiri dari 11 pemain plus cadangan, dan pertandingan dilaksanakan dengan standar lapangan dan peraturan yang resmi.
“Dari apa yang kami lihat, antusiasme mahasiswa sangat tinggi,” kata Budi Santoso, Ketua Panitia Festival sekaligus dosen Departemen Sistem Informasi. “Kami memiliki total 512 peserta yang terlibat dalam berbagai cabang olahraga. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa kami tidak hanya fokus pada aspek digital dan teknologi, tetapi juga peduli terhadap kesehatan dan kebugaran fisik.”
Kompetisi bola voli menghadirkan 12 tim putri dan 8 tim putra yang akan berkompetisi di lapangan utama kampus. Sementara itu, untuk cabang olahraga individual seperti tenis meja dan badminton, terdapat lebih dari 80 peserta yang berlomba dalam kategori putra, putri, dan ganda.
Salah satu cabang olahraga yang paling dinanti adalah e-sports, khususnya turnamen Mobile Legends dan Valorant. Kompetisi ini menghadirkan 24 tim dengan total 96 pemain profesional yang siap menunjukkan skill mereka di atas panggung dengan proyeksi layar berukuran besar. Prize pool untuk kategori e-sports mencapai 15 juta rupiah, yang menunjukkan komitmen universitas dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa di industri gaming dan esports yang terus berkembang.
“E-sports bukan lagi sekadar hiburan, tetapi menjadi industri yang serius dengan peluang karir yang menjanjikan,” kata Muhammad Rizki Pratama, mahasiswa angkatan 2023 Program Studi Desain Grafis, yang menjadi salah satu peserta kompetisi e-sports. “Saya berterima kasih kepada universitas yang memberikan wadah resmi untuk kami berkembang di bidang ini.”
Pertunjukan Seni Budaya dan Kreativitas Mahasiswa
Tidak hanya olahraga, Festival Seni Budaya 2026 juga menampilkan berbagai pertunjukan seni yang memukau. Panggung utama di halaman depan gedung rektorat Unismuh Kendari menjadi tempat digelarnya pertunjukan musik tradisional, tarian modern, dan penampilan vocal group.
Pemerintah Kota Kendari turut mendukung acara ini dengan menghadirkan kelompok seni tradisional dari Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara. Pertunjukan tari Poco-Poco dan berbagai tarian Bugis-Makassar menjadi opening yang spektakuler pada hari pertama festival.
Selain itu, mahasiswa Fakultas Bisnis Digital juga menampilkan produksi karya sendiri, mulai dari penampilan band kampus, dance crew, teater miniatur, hingga pertunjukan digital art yang inovatif. Mahasiswa Program Studi Desain Grafis menampilkan karya visual mereka melalui proyeksi 3D mapping yang memadukan teknologi dan seni tradisional, menciptakan pengalaman estetika yang unik dan berkesan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Bisnis Digital tidak hanya mahir dengan teknologi, tetapi juga memiliki sensitivitas terhadap seni dan budaya lokal,” jelas Siti Nurhaliza, Koordinator Divisi Seni dan Budaya dalam panitia festival. “Kolaborasi antara teknologi digital dan seni tradisional menciptakan sesuatu yang baru dan menarik bagi generasi milenial dan Gen Z.”
Salah satu highlight acara adalah kolaborasi antara mahasiswa Program Studi Desain Grafis dengan kelompok musik tradisional. Mereka menciptakan konser interaktif di mana visual yang ditampilkan melalui layar LED besar selaras dengan irama musik yang dimainkan secara live. Pengalaman audiovisual ini mendapat standing ovation dari ratusan penonton yang hadir.
Dukungan dan Apresiasi Pimpinan Universitas
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Jamil Abdullah, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival ini. Dalam kunjungannya ke lokasi acara pada hari kedua, Prof. Jamil memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia dan peserta.
“Event seperti ini adalah investasi universitas untuk masa depan mahasiswa kami,” ujar Prof. Jamil Abdullah. “Kami tidak hanya ingin menghasilkan lulusan yang pintar dalam bidang teknologi dan bisnis digital, tetapi juga lulusan yang berkarakter, sehat secara fisik dan mental, serta memiliki apresiasi terhadap seni dan budaya.”
Prof. Jamil juga menekankan bahwa universitas telah mengalokasikan dana operasional yang signifikan untuk mendukung kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan mahasiswa. “Untuk tahun akademik 2025-2026, universitas telah mengalokasikan 2 miliar rupiah untuk mendukung berbagai kegiatan mahasiswa, termasuk festival ini,” katanya dengan bangga.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Eka Prasetya, juga hadir dalam acara ini dan memberikan penghargaan kepada organisasi mahasiswa yang paling aktif. “Kami melihat pertumbuhan yang signifikan dalam partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Dr. Eka Prasetya. “Ini menunjukkan bahwa mahasiswa kami semakin menyadari pentingnya pengembangan diri yang holistik.”
Dampak dan Manfaat bagi Pengembangan Mahasiswa
Festival ini memberikan dampak positif yang terukur bagi pengembangan mahasiswa. Pertama, dari aspek kesehatan dan kebugaran, kegiatan olahraga yang digelar memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menjaga kesehatan fisik di tengat rutinitas akademik yang padat.
Kedua, dari segi pengembangan soft skill, kegiatan ini menjadi sarana mahasiswa belajar berkolaborasi, memimpin tim, dan mengelola emosi di bawah tekanan kompetisi. Kemampuan-kemampuan ini sangat dibutuhkan dalam dunia kerja modern.
Ketiga, festival ini menjadi platform bagi mahasiswa untuk mengekspresikan kreativitas dan potensi seni mereka. Khususnya bagi mahasiswa Program Studi Desain Grafis, kegiatan ini menjadi portfolio berharga yang dapat mereka tunjukkan kepada calon pemberi kerja atau klien di masa depan.
Keempat, event ini memperkuat sense of belonging dan community spirit di kalangan mahasiswa Fakultas Bisnis Digital. Ketika mahasiswa merasa menjadi bagian dari komunitas yang solid, tingkat kepuasan dan retensi mahasiswa juga meningkat.
Hasil survei kepuasan mahasiswa yang dilakukan panitia festival menunjukkan hasil yang sangat positif. Sebanyak 92% peserta menyatakan sangat puas dengan penyelenggaraan festival, sementara 87% menyatakan ingin berpartisipasi lagi tahun depan. Beberapa mahasiswa bahkan memberikan usulan untuk menambah variasi cabang olahraga dan memperpanjang durasi festival.
“Saya senang sekali bisa ikut dalam festival ini,” kata Dinda Maulida, mahasiswa angkatan 2024 Program Studi Teknologi Informasi. “Selain mendapatkan kesempatan untuk berkompetisi, saya juga bisa belajar banyak dari teman-teman lain. Ini adalah pengalaman yang akan saya ingat selama kuliah di sini.”
Penutup dan Rencana Masa Depan
Penutupan Festival Seni Budaya dan Olahraga 2026 Fakultas Bisnis Digital Unismuh Kendari dilaksanakan pada Kamis malam, 17 April 2026, dengan acara penganugerahan penghargaan kepada para juara dan kontributor utama acara. Total hadiah yang diberikan mencapai nilai 75 juta rupiah, yang menunjukkan serius dan besarnya komitmen universitas.
Dr. Hendra Wijaya, Dekan Fakultas Bisnis Digital, pada acara penutupan menyampaikan rencana masa depan. “Untuk tahun depan, kami akan mengembangkan festival ini dengan menambahkan kategori-kategori baru, melibatkan alumni, dan mungkin mengundang universitas lain untuk menciptakan kompetisi yang lebih bergengsi,” ujarnya.
Kesuksesan Festival Seni Budaya dan Olahraga 2026 ini menunjukkan bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Bisnis Digital, semakin matang dalam mengintegrasikan pengembangan akademik dengan pengembangan karakter dan potensi diri mahasiswa. Event semacam ini menjadi bukti konkret bahwa universitas tidak hanya fokus pada transferansi ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan lulusan yang komprehensif dan siap menghadapi tantangan zaman.
Dengan dukungan pimpinan universitas, partisipasi aktif mahasiswa, dan kemitraan dengan berbagai pihak, Fakultas Bisnis Digital Unismuh Kendari terus membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang dinamis, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan manusia seutuhnya.
—
Artikel ini disusun berdasarkan pengamatan langsung di lokasi acara dan wawancara dengan berbagai narasumber dari Universitas Muhammadiyah Kendari pada 15-17 April 2026.