Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Bisnis Digital, mengadakan seminar berskala nasional bertajuk “Transformasi Digital dan Strategi Bisnis Berkelanjutan di Era 5.0” pada hari Senin, 7 April 2026. Acara yang dihadiri oleh lebih dari 800 peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, praktisi industri, dan entrepreneur ini berlangsung di Aula Utama Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari, Jalan Sultan Qaimuddin Nomor 33, Kendari.
Seminar tersebut menghadirkan pembicara utama dari berbagai sektor industri terkemuka nasional dan regional. Acara yang dimulai pukul 08.00 WITA hingga 16.30 WITA ini dirancang untuk memberikan wawasan mendalam tentang perkembangan teknologi digital terkini dan implementasinya dalam strategi bisnis modern.
Latar Belakang Penyelenggaraan
Penyelenggaraan seminar ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia yang tanggap terhadap perkembangan digital. Fakultas Bisnis Digital, sebagai salah satu fakultas unggulan kampus, memandang pentingnya sinergi antara akademisi dan dunia industri untuk menciptakan lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi dalam mengembangkan ekonomi digital Indonesia.
“Kami melihat bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi keharusan dalam lanskap bisnis global saat ini,” kata Dr. Pratama Wijaya, Dekan Fakultas Bisnis Digital Universitas Muhammadiyah Kendari, saat pembukaan acara. “Melalui seminar ini, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa kami tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan insights langsung dari praktisi yang telah sukses mengimplementasikan strategi digital dalam bisnis mereka.”
Menurut Dr. Wijaya, seminar ini juga bagian dari program pengembangan kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan industri. “Kami secara rutin melakukan riset pasar untuk memahami skill gap di industri. Seminar seperti ini adalah wadah untuk menyampaikan tren terbaru kepada stakeholder pendidikan kita,” tambahnya.
Pembicara dan Topik Utama
Seminar ini menampilkan empat sesi utama dengan pembicara-pembicara terpilih. Sesi pertama berjudul “Ekosistem Digital dan Model Bisnis Inovatif” dipandu oleh Budi Santoso, Founder dan CEO PT Teknologi Inovasi Sejahtera (TIS), sebuah startup teknologi yang telah berkembang menjadi unicorn di Asia Tenggara.
“Kunci kesuksesan dalam era digital adalah kecepatan adaptasi dan pemahaman mendalam tentang kebutuhan konsumen,” ungkap Budi Santoso dalam presentasinya. “Kami di TIS selalu mengutamakan customer feedback sebagai dasar untuk pivot dan innovation. Mahasiswa perlu memahami bahwa data adalah aset terpenting dalam bisnis digital,” lanjutnya sambil menunjukkan studi kasus implementasi artificial intelligence dalam platform e-commerce mereka.
Sesi kedua berfokus pada “Strategi Pemasaran Digital dan Personal Branding” yang dibawakan oleh Siti Nurhaliza, Senior Marketing Manager di salah satu perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia. Siti menyampaikan bahwa personal branding telah menjadi elemen krusial dalam membangun karir profesional di era digital.
“Setiap individu adalah brand, dan di zaman sekarang, personal branding harus dimulai sejak mahasiswa,” kata Siti Nurhaliza. “Saya merekomendasikan kepada semua peserta, terutama mahasiswa, untuk mulai membangun presence di media sosial dengan konten yang berkualitas dan konsisten. Ini bukan sekadar tentang jumlah followers, tetapi tentang engagement dan value yang Anda berikan kepada audience Anda.”
Sesi ketiga mengangkat topik “Cybersecurity dan Perlindungan Data dalam Transformasi Digital” yang dipandu oleh Ir. Ahmad Hidayat, Kepala Divisi Cybersecurity PT Keamanan Data Indonesia. Topik ini dipilih mengingat semakin meningkatnya kasus cyber crime di Indonesia.
“Data adalah minyak baru di era digital. Namun, tanpa perlindungan yang kuat, aset berharga ini dapat hilang dalam sekejap mata,” jelas Ahmad Hidayat. “Saya sangat menyarankan kepada semua bisnis, baik besar maupun kecil, untuk mulai menginvestasikan resources mereka dalam sistem keamanan cyber yang robust. Untuk mahasiswa, ini adalah peluang karir yang sangat menjanjikan karena demand untuk security professionals terus meningkat.”
Sesi penutup berjudul “Kewirausahaan Digital dan Pendanaan Startup” menghadirkan Hendra Pranoto, Partner di Venture Capital IndonesiaVenture dan sekaligus investor angel yang telah menginvestasikan dana di lebih dari 50 startup di Indonesia.
“Saya melihat banyak ide brilian dari founder muda Indonesia, tetapi yang sering terjadi adalah mereka kurang memahami aspek bisnis dan finansial,” ujar Hendra Pranoto. “Sebelum Anda mencari investor, pastikan Anda sudah memiliki unit economics yang jelas dan sustainable. Investor tidak hanya mencari ide bagus, tetapi bisnis yang viable dan scalable.”
Partisipasi Peserta dan Workshop Interaktif
Selain sesi utama, seminar juga menyediakan workshop interaktif dimana peserta dapat secara langsung berdiskusi dengan para pembicara. Setiap workshop dibatasi jumlah pesertanya untuk memastikan diskusi yang lebih intens dan berkualitas.
Workshop pertama, “Hands-On: Membuat Marketing Campaign Digital yang Efektif,” diikuti oleh lebih dari 150 peserta. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok kecil dan diminta untuk merancang campaign marketing untuk produk fiktif dalam waktu 90 menit.
“Saya sangat terkesan dengan kreativitas mahasiswa-mahasiswa di sini,” kata Siti Nurhaliza setelah sesi workshop. “Ada beberapa konsep yang mereka tawarkan cukup inovatif. Saya yakin generasi ini siap untuk membawa bisnis Indonesia ke level yang lebih tinggi di pasar global.”
Workshop kedua tentang “Teknis Setup Website dan E-Commerce” dipandu langsung oleh tim technical dari PT TIS dan mendapat sambutan yang sangat antusias. Peserta mendapatkan hands-on experience dalam menggunakan tools-tool modern untuk membangun dan mengoptimalkan website dan platform e-commerce.
Respons dan Testimoni Mahasiswa
Mahasiswa-mahasiswa Fakultas Bisnis Digital antusias mengikuti setiap sesi seminar. Salah satunya adalah Ria Deviantara, mahasiswa tingkat akhir prodi Digital Marketing, yang merasa mendapat banyak insight berharga.
“Sebelumnya saya masih agak bingung tentang bagaimana mengaplikasikan teori yang diajarkan di kelas ke dalam praktik bisnis yang sesungguhnya. Seminar hari ini benar-benar membuka mata saya,” ujar Ria. “Presentasi dari Siti Nurhaliza tentang personal branding sangat memukau saya. Saya sudah mulai memikirkan personal branding strategy saya sendiri sejak menonton presentasi tersebut.”
Muhammad Riza Pratama, mahasiswa prodi E-Business Development, juga mengapresiasi topik cybersecurity yang disampaikan oleh Ahmad Hidayat. “Saya mulai tertarik untuk mengkhususkan diri di bidang cybersecurity setelah mendengar presentasinya. Selain itu, dia juga memberikan informasi yang sangat berguna tentang career path di bidang ini,” kata Riza.
Kolaborasi dan Kemitraan Strategis
Seminar ini juga menjadi momentum untuk membangun kolaborasi lebih lanjut antara Universitas Muhammadiyah Kendari dengan industri. Berdasarkan diskusi yang terjadi selama seminar, telah disepakati beberapa program kolaborasi antara lain:
Pertama, program magang dan apprenticeship dimana mahasiswa dapat melakukan praktik langsung di perusahaan-perusahaan partner. Kedua, program mentorship yang melibatkan praktisi industri untuk membimbing mahasiswa dalam mengembangkan skill dan career planning mereka. Ketiga, joint research projects antara dosen dan praktisi industri untuk menghasilkan insights yang dapat diterapkan langsung dalam industri.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting bagi kami. Melalui program-program ini, kami dapat terus update dengan perkembangan industri dan memastikan bahwa kurikulum kami tetap relevan,” kata Dr. Pratama Wijaya.
Dampak dan Outlook ke Depan
Penyelenggaraan seminar ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi pengembangan Fakultas Bisnis Digital Universitas Muhammadiyah Kendari. Beberapa dampak yang diharapkan antara lain peningkatan kualitas pembelajaran, peningkatan motivation dan engagement mahasiswa, serta terbukanya peluang kerja dan internship bagi lulusan kampus.
Lebih jauh lagi, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Syamsu Hasan, M.Si., berharap bahwa melalui seminar dan kegiatan serupa, universitas dapat berkontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia yang mampu mendorong transformasi digital di tingkat regional maupun nasional.
“Sulawesi Tenggara, khususnya Kendari, memiliki potensi besar untuk menjadi hub digital di kawasan timur Indonesia. Namun, hal ini memerlukan SDM yang berkualitas dan innovatif. Universitas Muhammadiyah Kendari siap menjadi engine dalam pengembangan SDM tersebut,” ujar Prof. Syamsu Hasan dalam sambutan pembukaan seminar.
Penutup
Seminar “Transformasi Digital dan Strategi Bisnis Berkelanjutan di Era 5.0” yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Kendari telah sukses menghadirkan wawasan komprehensif tentang perkembangan digital dan relevansinya dengan dunia bisnis modern. Dengan menghadirkan praktisi-praktisi terkemuka di industrinya, seminar ini telah memberikan platform yang berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari mereka yang telah sukses di bidangnya masing-masing.
Ke depannya, Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan serupa yang dapat memfasilitasi interaksi bermakna antara akademisi dan industri. Melalui pendekatan collaborative learning ini, diharapkan lulusan Universitas Muhammadiyah Kendari dapat menjadi agent of change yang membawa dampak positif bagi pengembangan ekonomi digital Indonesia.
Seminar yang berlangsung sukses hingga akhir ini juga telah menghasilkan networking yang kuat antara berbagai stakeholder. Peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga peluang untuk membangun koneksi profesional yang dapat membuka pintu-pintu peluang di masa depan.
Universitas Muhammadiyah Kendari telah menunjukkan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap dinamika global dan siap mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya academically excellent, tetapi juga practically competent dan industri-ready.
—
Artikel ini ditulis berdasarkan coverage langsung acara Seminar Transformasi Digital dan Strategi Bisnis Berkelanjutan di Era 5.0 yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Kendari pada 7 April 2026.